Dari Dapur ke Ritual: Rekonstruksi Peran Ekologis Perempuan dalam Budaya TabotBengkulu sebagai Representasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Komunitas

Authors

  • Selvia Ayyu Netra Universitas Bengkulu Author
  • Egi Ade Saputra Universitas Bengkulu Author
  • Mutiara Annisa Universitas Bengkulu Author
  • Septian Dwi Aditama Universitas Bengkulu Author
  • Reflis Universitas Bengkulu Author

Keywords:

perempuan, ekofeminisme, kearifan lokal, Tabot Bengkulu, pengelolaan sumber daya alam.

Abstract

Tulisan ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana perempuan dalam komunitas Tabot Bengkulu mentransmisikan nilai-nilai ekologis kepada generasi muda sebagai bagian dari kearifan lokal dan pelestarian lingkungan berbasis budaya, juga sebagai manifestasi prinsip- prinsip Pengelolaan sumber daya alam berbasis komunitas (CBNRM) dalam konteks budaya lokal Bengkulu. Sebagai penelitian konseptual, tulisan ini mengkaji keterkaitan antara nilai- nilai budaya Tabot, konsep ekofeminisme, dan prinsip community-based resource management (CBNRM). Pendekatan konseptual digunakan untuk menguraikan bagaimana peran sosial, spiritual, dan ekologis perempuan menjadi bagian integral dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Analisis ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya sebagai pelestari budaya, tetapi juga penggerak utama dalam konservasi sumber daya alam berbasis komunitas. Temuan konseptual ini mempertegas pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan gender dalam kebijakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Downloads

Published

04-06-2026

How to Cite

Dari Dapur ke Ritual: Rekonstruksi Peran Ekologis Perempuan dalam Budaya TabotBengkulu sebagai Representasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Komunitas. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(06 Juni), 3310-3317. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1451