SIAKBA DAN INSTAGRAM: KESENJANGAN DIGITALISASI ADMINISTRATIF DAN PARTISIPATIF PADA KPU KOTA SEMARANG

Authors

  • Muhammad Yuwanandra Risdyaksa Universitas Dian Nuswantoro Author

Keywords:

SIAKBA, Instagram, Digitalisasi Pemilu, Demokrasi Digital, KPU Kota Semarang

Abstract

Penelitian ini membandingkan SIAKBA, aplikasi rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dengan Instagram, kanal komunikasi utama KPU Kota Semarang kepada pemilih, untuk menguji keseimbangan digitalisasi administratif dan partisipatif. Studi kasus kualitatif ini memadukan analisis dokumen kelembagaan, sintesis literatur, dan data pembanding World Bank. Hasilnya menunjukkan asimetri tajam: SIAKBA matang dan tertanam dalam siklus rekrutmen, sedangkan Instagram meningkatkan kesadaran pemilih muda tetapi masih berada pada tahap e-enabling dengan komunikasi satu arah. Selisih skor interpretatif kesenjangan digitalisasi demokrasi (KDD) bernilai 2, yakni nilai maksimum. Pola serupa tampak secara nasional karena kemajuan digital Indonesia ditopang sistem inti pemerintahan, sementara keterlibatan warga tertinggal. Kesenjangan ini lebih mencerminkan pilihan desain kelembagaan daripada keterbatasan teknologi.

Downloads

Published

20-10-2026

How to Cite

SIAKBA DAN INSTAGRAM: KESENJANGAN DIGITALISASI ADMINISTRATIF DAN PARTISIPATIF PADA KPU KOTA SEMARANG. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(10 Oktober), 962-971. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/2169