WUJUDKAN ZERO WASTE MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI DI P4S TUNGBERS MANIKIN
Keywords:
minyak jelantah, pengelolaan limbah, sabun cuciAbstract
Minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai yang sering dibuang sembarangan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang berbahaya. Sebagai upaya untuk mengurangi limbah dan mengatasi permasalahan lingkungan, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengolah minyak jelantah menjadi sabun cuci pakaian. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Tungbers, Manikin, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat setempat dan pemilik UMKM. Proses pembuatan sabun dilakukan dengan metode cold process menggunakan minyak jelantah yang telah disaring, soda api (NaOH), dan air. Selain itu, sereh digunakan untuk mengurangi bau minyak jelantah, menjadikannya lebih ramah lingkungan. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang usaha ekonomi berbasis rumah tangga dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang tidak terpakai. Kegiatan ini berpotensi mendorong inisiatif masyarakat untuk mengelola limbah minyak jelantah secara mandiri, mengurangi pencemaran lingkungan, dan membuka peluang ekonomi baru.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









