PENGENDALIAN HAMA TIKUS DAN WERENG MELALUI PROGRAM KKN UNS 116 UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI DESA CUCUKAN, PRAMBANAN
Abstract
Hama tikus sawah (Rattus argentiventer) dan wereng batang cokelat (Nilaparvata lugens) menjadi kendala utama dalam budidaya padi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, karena menurunkan produktivitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan hama serta merancang strategi pengendalian terpadu yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk memetakan kondisi pertanian, penyuluhan kepada kelompok tani mengenai strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT), dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati berbahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem tanam Jajar Legowo dipadukan dengan penggunaan pestisida nabati mampu menekan populasi hama secara signifikan. Pendekatan ini juga meningkatkan pemahaman serta keterampilan petani dalam pengendalian hama berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, serta mendukung upaya peningkatan produktivitas padi dan ketahanan pangan desa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









