Nostalgia sebagai Storytelling yang Ramah Algoritma: Tren 2016 vs. 2026 dan Platformisasi Presentasi Diri di TikTok
Keywords:
TikTok, nostalgia digital, pertunjukan diri, validasi sosial, identitas digitalAbstract
Munculnya TikTok sebagai platform media sosial berbasis video pendek telah melahirkan berbagai tren konten yang digunakan pengguna untuk mengekspresikan identitas diri dan memperoleh pengakuan sosial dalam ruang digital. Salah satu tren yang populer adalah “Nostalgia 2016 vs. 2026”, yaitu tren ketika kreator konten membandingkan penampilan, gaya hidup, dan pengalaman pribadi mereka pada masa lalu dengan kondisi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tren tersebut digunakan sebagai bentuk pertunjukan diri (self-performance) sekaligus sebagai sarana untuk memperoleh validasi sosial di TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap tiga video TikTok yang mengangkat tema “Nostalgia 2016 vs. 2026”. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi tangkapan layar video, dan analisis komentar audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna melakukan berbagai bentuk pertunjukan diri, termasuk rekreasi yang autentik, parodi, dan ironi tersirat untuk membangun citra diri yang menarik, estetis, humoris, dan relatable. Selain itu, respons audiens berupa komentar, tanda suka, dan bagikan mencerminkan praktik validasi sosial yang memperkuat penerimaan sosial pengguna dalam ruang digital. Penelitian ini juga menemukan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang konstruksi identitas digital, di mana pengguna secara aktif mengelola presentasi diri melalui tren dan budaya populer. Dengan demikian, tren “Nostalgia 2016 vs. 2026” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media pembentukan identitas dan interaksi sosial di era digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









