Tipu Daya Setan dalam Al-Qur’an Melalui Waswasah: Kajian Tafsir Tematik
Keywords:
Al-Qur’an, waswasah, tipu daya setan, tafsir tematik.Abstract
Penelitian ini membahas tipu daya setan dalam Al-Qur’an melalui konsep waswasah dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik. Kajian difokuskan pada QS. al-A’raf [7]: 20, QS. Taha [20]: 120, QS. Qaf [50]: 16, dan QS. an-Nas [114]: 4–5. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber utama penelitian berupa Al-Qur’an dan tiga kitab tafsir, yaitu Tafsir Ibn Kathir, Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, dan Tafsir al-Azhar karya Hamka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waswasah menggambarkan bentuk pengaruh yang halus, tersembunyi, dan bertahap. Pada QS. al-A’raf [7]: 20 dan QS. Taha [20]: 120, pengaruh tersebut tampak melalui bisikan dan penghiasan sesuatu yang diinginkan sehingga cara pandang manusia dapat berubah dan mendorongnya kepada suatu tindakan. QS. Qaf [50]: 16 perlu dibedakan karena ayat tersebut berbicara tentang bisikan yang berkaitan dengan nafs dalam diri manusia dan tidak secara langsung menyebutnya sebagai bisikan setan. Sementara itu, QS. an-Nas [114]: 4–5 menjelaskan karakter al-waswas al-khannas yang membisikkan ke dalam dada manusia dan mundur ketika Allah diingat. Dari keseluruhan ayat dan penafsiran tersebut, waswasah dapat dipahami sebagai bentuk pengaruh yang tidak menghilangkan kehendak manusia. Oleh karena itu, manusia tetap memiliki tanggung jawab atas pilihan dan tindakannya. Secara tematik, penelitian ini menyusun mekanisme waswasah dalam lima unsur, yaitu bisikan, penghiasan, perubahan cara pandang, dorongan menuju tindakan, dan pilihan manusia. Rumusan lima unsur tersebut merupakan sintesis analitis penulis berdasarkan keseluruhan ayat dan penafsiran yang dikaji, bukan model lima tahap yang dinyatakan secara eksplisit oleh para mufassir.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









