Hubungan antara Religiusitas dan Rasa Kesepian pada Lansia di Panti Jompo Sasana Tresna Werdha Caritas
Keywords:
religiusitas; kesepian sosial; lansia; panti jompo; dukungan sosialAbstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami kesepian akibat berkurangnya peran sosial, kehilangan pasangan hidup, dan menurunnya interaksi dengan keluarga. Religiusitas diyakini dapat berperan sebagai sumber koping psikologis yang membantu lansia memaknai kehidupan dan mengurangi rasa kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan rasa kesepian sosial (social loneliness) pada lansia di Panti Sasana Tresna Werdha Caritas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 81 lansia berusia 60 tahun ke atas yang dipilih melalui teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan Centrality of Religiosity Scale (CRS-15) untuk mengukur religiusitas dan UCLA Loneliness Scale Short Form (ULS-6) untuk mengukur rasa kesepian. Kedua instrumen menunjukkan reliabilitas yang baik (Cronbach's Alpha 0,935 dan 0,744). Karena data tidak berdistribusi normal, analisis hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar rs = -0,058 dengan signifikansi p = 0,610 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dan rasa kesepian pada lansia. Koefisien determinasi menunjukkan religiusitas hanya menyumbang 0,34% variasi rasa kesepian. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasa kesepian pada lansia di panti lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kedekatan dan komunikasi dengan keluarga, dibandingkan tingkat religiusitas semata. Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya penguatan dukungan sosial dan keluarga sebagai upaya menurunkan kesepian pada lansia di panti sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









