SEJARAH LOPO MUTIS BABNAIN BAGI MASYARAKAT DESA FATUMNASI KECAMATAN FATUMNASI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Keywords:
sejarah, Lopo, Makna Simbolik, Fungsi, FatumnasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendokumentasikan sejarah, bentuk, makna simbolik, serta fungsi Lopo Mutis Babnain bagi masyarakat Desa Fatumnasi. Lopo Mutis Babnain pada awalnya didirikan di Gunung Mutis oleh delapan suku besar di Pulau Timor (Mollo, Miomafo, Amanuban, Amanatun, Amfoang, Amarasi, Ambenu, dan Amkase). Seiring berjalannya waktu, akibat lokasi yang jauh dan hilangnya bangunan fisik asli, para tokoh adat memindahkan Lopo tersebut ke Desa Fatumnasi pada tahun 2015 melalui prosesi ritual adat dengan membawa sebuah batu sebagai representasi simbolik. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, yang kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lopo Mutis Babnain saat ini dimodifikasi menjadi bentuk segi lima dengan sembilan tiang penyangga. Delapan tiang melambangkan delapan suku asal, sedangkan satu tiang induk melambangkan Tuhan (Uis Neno, Uis Pah, Uis Oe) dan leluhur. Bangunan ini berfungsi vital sebagai ruang ritual adat, musyawarah sosial, edukasi budaya, hingga destinasi pariwisata.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









