METODE PENELITIAN KUALITATIF DAN RAGAM DESAINNYA DALAM STUDI AL-QUR’AN DAN TAFSIR
Keywords:
Penelitian Kualitatif; Desain Penelitian; Living Qur’an; Tafsir; FenomenologiAbstract
Penelitian kualitatif sering dipahami sebagai penelitian yang cukup memakai wawancara dan observasi. Padahal istilah itu mencakup beberapa desain dengan asumsi filosofis, tujuan, sumber data, dan prosedur analisis yang berlainan. Dalam studi Al-Qur’an dan tafsir, kekeliruan ini terlihat ketika kajian living Qur’an menyamakan teknik pengumpulan data dengan desain penelitian, sehingga studi kasus, fenomenologi, etnografi, grounded theory, dan penelitian naratif saling dipertukarkan tanpa alasan metodologis. Artikel ini menjelaskan hakikat penelitian kualitatif secara epistemologis, membedakan penelitian tafsir berbasis teks dari penelitian lapangan atas resepsi Al-Qur’an, memetakan tujuh desain kualitatif, dan menyusun kerangka pemilihan desain berdasarkan pertanyaan penelitian. Kajian ini berupa penelitian kepustakaan dengan pendekatan filosofis, epistemologis, dan komparatif atas karya Creswell dan Poth, Denzin dan Lincoln, Merriam dan Tisdell, Yin, serta Braun dan Clarke, yang dianalisis secara sintetis. Hasilnya menunjukkan bahwa penelitian kualitatif terdiri atas beberapa desain yang masing-masing punya logika sendiri untuk menjawab pertanyaan, mengumpulkan data, dan menjaga keabsahan temuan. Wawancara, observasi, dan dokumentasi hanya alat, sehingga tidak menentukan jenis penelitian. Ketepatan memilih desain bergantung pada kesesuaian antara paradigma, pertanyaan penelitian, dan strategi analisis, dan kesesuaian itu menentukan mutu kajian living Qur’an maupun kajian tafsir yang memakai data empiris.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









