Interpretasi Surah An-Nur Ayat 35 dalam Tafsir Mafatih Al-Ghaib Karya Ar-Razi: Kajian Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim

Authors

  • Mahfudz Ismail UIN Sunan Kalijaga Author
  • Ammar Fakhruddin UIN Sunan Kalijaga Author

Keywords:

Mafatih al-Ghaib, An-Nur ayat 35, Fakhruddin Ar-Razi, sosiologi pengetahuan, Karl Mannheim, ideologi

Abstract

Penelitian ini mengkaji penafsiran Fakhruddin Ar-Razi (544–606 H) atas Surah An-Nur ayat 35 dalam kitab Mafatih al-Ghaib dengan kerangka sosiologi pengetahuan Karl Mannheim. Penelitian kualitatif berjenis studi kepustakaan (library research) ini menggunakan kitab Mafatih al-Ghaib sebagai sumber primer dan literatur pendukung sebagai sumber sekunder. Ar-Razi menafsirkan ayat tersebut secara teologis-filosofis melalui empat fasal: hakikat nama Nur bagi Allah, hierarki hijab makhluk, analisis perumpamaan (tamtsil), dan persoalan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran tersebut tidak lahir dari kevakuman intelektual, melainkan mencerminkan posisi sosial Ar-Razi sebagai teolog Asy’ariyah di tengah persaingan kalam, filsafat, dan tasawuf pada abad ke-12 hingga ke-13 M. Dalam lensa Mannheim, ia dapat dipahami sebagai “inteligensia yang mengambang bebas” (freischwebende Intelligenz). Hierarki pengetahuan dalam tafsirnya berfungsi ideologis melegitimasi otoritas ulama, sekaligus mengandung dimensi utopis berupa visi pengetahuan spiritual tertinggi.

Downloads

Published

09-10-2026

How to Cite

Interpretasi Surah An-Nur Ayat 35 dalam Tafsir Mafatih Al-Ghaib Karya Ar-Razi: Kajian Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(10 Oktober), 368-377. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/2110