Analisis FMEA terhadap Kegagalan Komponen Sistem Pneumatik pada Kendaraan Utama Unit PKP-PK Kenbri Tipe IV di Bandar Udara Lede Kalumbang, Nusa Tenggara Timur
Keywords:
keselamatan, pemadam, kegagalan, perawatanAbstract
Salah satu elemen penting dalam pemenuhan keselamatan penerbangan yaitu keberadaan unit pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran (PKP-PK). Unit pertolongan tersebut harus selalu bersiaga ketika terjadi suatu kecelakaan di sekitar bandara, dengan demikian maka fasilitas penunjang harus beroperasi dengan baik. Salah satu fasilitas yang dimaksud yaitu mobil pemadam kebakaran. Pada penelitian ini dilakukan failure mode and effect analysis (FMEA) pada mobil pemadam kebakaran Kenbri tipe IV untuk mengetahui potensi kegagalan dan dampaknya. Kemudian merekomendasikan untuk pencegahan agar kegagalan yang sama tidak terjadi lagi, mengingat pentingnya mobil pemadam kebakaran yang harus selalu siap untuk beroperasi ketika terjadi hal yang darurat di sekitar bandara. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan maka terdapat 7 komponen pada kendaran Kenbri tipe IV yang berpotensi tinggi mengalami kegagalan, yaitu komponen terminal masukan (inlet port), terminal keluaran (outlet port), plunger, gigi pengunci, pipa pneumatik, valve pengatur tekanan, dan indikator tekanan. Setelah dilakukan FMEA maka komponen plunger pada solenoid valve memiliki nilai risk priority number (RPN) tertinggi, sehingga perlu diprioritaskan dalam hal perawatan daripada komponen lain. Dalam menjaga kondisi komponen tetap baik maka disarankan untuk melakukan maintenance pada kendaraan Kenbri tipe IV secara berkala.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









