PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH PADA SISWA KELAS X/A DI SMA NEGERI 11 KOTA KUPANG
Keywords:
Problem Based Learning, Deep Learning, hasil belajar, pembelajaran sejarah, penelitian tindakan kelasAbstract
Hasil belajar sejarah siswa kelas X/A SMA Negeri 11 Kota Kupang tergolong rendah, ditandai ketuntasan klasikal awal 28,57% dengan KKTP 75. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar sejarah melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan studi dokumen, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Ketuntasan klasikal meningkat dari 64,28% pada Siklus I menjadi 85,71% pada Siklus II. Aktivitas belajar siswa naik dari 59,77% menjadi 85,56%, sedangkan aktivitas guru naik dari 67,85% menjadi 98,21%. Pembahasan menunjukkan bahwa masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan bimbingan yang merata mendorong keterlibatan siswa. Penerapan PBL dengan pendekatan Deep Learning dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa kelas X/A.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









