Analisis Variasi Arus dan Interpass Temperature pada Pengelasan SMAW Terhadap Sifat Mekanik, Struktur Mikro, Ferrite Content, dan Ketahanan Korosi Pitting pada Material SA 516 GR 70 CLADDING PLAT SA 240 TP316L
Keywords:
Shielded Metal Arc Welding (SMAW), cladding, arus pengelasan, interpass temperature, ferrite conten, korosi pittingAbstract
Material SA 516 Grade 70 cladding SA 240 TP316L banyak digunakan pada industri migas, petrokimia, dan pembangkit energi karena mengombinasikan kekuatan mekanik baja karbon dengan ketahanan korosi stainless steel. Kualitas sambungan las dipengaruhi oleh parameter pengelasan, terutama arus dan interpass temperature. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan 85 A, 100 A, dan 115 A serta interpass temperature 100°C, 200°C, dan tanpa pengendalian interpass pada proses Shielded Metal Arc Welding (SMAW) terhadap kekerasan, keuletan, struktur mikro, ferrite content, dan ketahanan korosi pitting sambungan cladding SA 516 Gr 70–SA 240 TP316L. Pengujian meliputi struktur mikro, kekerasan Vickers, guided bend, ferrite content, dan korosi pitting. Hasil menunjukkan peningkatan heat input akibat kenaikan arus dan tidak dikendalikannya interpass temperature menurunkan kekerasan HAZ dan weld metal, memperkasar struktur mikro, serta meningkatkan ukuran dan densitas pitting. Ferrite content berada pada kisaran 3,2–5,8 FN, masih memenuhi rentang standar. Uji bending menghasilkan 13 spesimen accepted dan 23 reject.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









