Meningkatkan  Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun  Melalui  Project Based Learning  Media  Loose  Parts  Di Ra  Darul Muttaqien  Dumai

Authors

  • Sukarah Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Agama Islam, Universitas Darunnajah Jakarta Author
  • Huda Saifullah Kamalie Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Agama Islam, Universitas Darunnajah Jakarta Author
  • Pipit Nuri Mulyaningtias Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Agama Islam, Universitas Darunnajah Jakarta Author

Keywords:

Project Based Learning, loose parts, keterampilan motorik halus, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media loose parts di RA Darul Muttaqien Dumai. Permasalahan penelitian berangkat dari kondisi keterampilan motorik halus anak yang masih rendah, terutama dalam kegiatan menggunting, menempel, menggunakan bahan, menyelesaikan tugas, serta mempertahankan fokus selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 17 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penerapan PjBL dilakukan melalui tahapan perencanaan proyek, pengembangan proyek, serta penyelesaian, presentasi, dan refleksi hasil proyek. Media loose parts digunakan dalam berbagai kegiatan proyek, seperti membuat bunga artistik, membuat mini pot, membuat bunga dari tutup botol, serta menyusun angka menggunakan berbagai bahan loose parts. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan motorik halus anak. Persentase ketercapaian meningkat dari 56,13% pada pra-siklus menjadi 75,18% pada Siklus I dan 98,35% pada Siklus II. Pada Siklus II, tidak terdapat lagi anak dalam kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB), sedangkan 35,29% anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 64,71% berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, penerapan Project Based Learning berbantuan media loose parts dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di RA Darul Muttaqien Dumai.

Downloads

Published

30-08-2026

How to Cite

Meningkatkan  Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun  Melalui  Project Based Learning  Media  Loose  Parts  Di Ra  Darul Muttaqien  Dumai. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(08 Agustus), 1162-1169. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1958