Optimalisasi Penerapan Bisnis Digital pada UMKM Keripik Tempe di Kecamatan Ngawi (Studi Kasus: UMKM Kripik Tempe Ngawi)
Keywords:
Bisnis Digital, Design Thinking, Studi Kasus, UMKMAbstract
Sebagian besar industri rumah tangga keripik tempe di Kecamatan Ngawi masih bergantung pada metode konvensional akibat kendala literasi digital, faktor usia, dan tata kelola keuangan yang belum terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kesiapan teknologi pelaku usaha serta merumuskan strategi optimalisasi bisnis digital yang aplikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis kerangka kerja Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test) dengan integrasi analisis statistik deskriptif kuantitatif pada tahap Define. Pengumpulan data melalui wawancara tatap muka terstruktur terhadap 8 mitra konvensional dan penyebaran Google Form kepada 2 mitra digital. Sebagai tindakan intervensi nyata, Merancang dan menguji luaran berupa akun Instagram bisnis dan stiker QRIS statis sebagai proyek percontohan (pilot project) terfokus pada UMKM Keripik Tempe Whynata. Hasil tahap Test menunjukkan respons yang sangat positif, di mana luaran ini sukses memperluas visibilitas promosi ke demografi anak muda serta mengeliminasi inefisiensi transaksi harian seperti penyediaan uang kembalian pecahan kecil dan risiko peredaran uang palsu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









