Analisis Pemanfaatan Teknologi Digital dan Hambatan yang Dihadapi oleh Masyarakat Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Keywords:
literasi digital, teori strukturasi, blank spot, internet of things, UI/UXAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemanfaatan teknologi digital, tingkat literasi digital, serta mengevaluasi hambatan struktural yang dihadapi oleh masyarakat Desa Cikole, Kecamatan Lembang. Meskipun penetrasi gawai (telepon pintar) telah meluas dan terdapat intervensi program Desa Digital dari pemerintah, pemanfaatan teknologi di wilayah ini masih terpolarisasi pada aktivitas pasif-rekreasional dan belum bergeser optimal menuju pemanfaatan produktif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif, penelitian ini melibatkan 20 informan dari berbagai latar belakang (warga domestik, petani, pelaku usaha, dan aparatur desa) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Teori Habitus dari Pierre Bourdieu dan Teori Strukturasi dari Anthony Giddens. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena structural lag (kesenjangan implementasi) antara kesiapan warga dan sistem formal. Praktik niaga elektronik (e-commerce) di tingkat UMKM masih insidental akibat hambatan modal dan kecakapan digital. Pada layanan publik, transisi E-Government dipersepsikan menyulitkan ("ribet") oleh warga lansia, yang diperparah oleh hambatan fisik berupa hilangnya sinyal (blank spot) akibat topografi perbukitan. Di sektor agribisnis, intervensi teknologi Internet of Things (IoT) Smart Trap mengalami resistensi fungsional akibat buruknya aspek Usability aplikasi serta disorientasi kebutuhan; para petani terbukti lebih mendesak membutuhkan infrastruktur irigasi air otomatis dibandingkan perangkat penangkap serangga. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan perancangan usulan purwarupa (prototype) antarmuka (UI/UX) aplikasi desa yang inklusif dan user-centric, penyediaan infrastruktur internet komunal, serta pergeseran pendekatan inovasi teknologi menjadi bottom-up yang adaptif terhadap kapasitas riil masyarakat pedesaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









