Hubungan Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Puskesmas Konarom
Keywords:
hipertensi, lansia, senamAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak dialami lansia akibat proses penuaan yang menyebabkan penurunan elastisitas pembuluh darah. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah melalui senam lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 36 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) berada pada kategori hipertensi, sedangkan setelah intervensi sebanyak 27 responden (75%) berada pada kategori non hipertensi dan 9 responden (25%) masih mengalami hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan tekanan darah yang signifikan sebelum dan sesudah senam lansia. Disimpulkan bahwa senam lansia efektif sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









