MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DIGITAL: ANALISIS KOMPARATIF IMPLEMENTASI DIGITAL GOVERNANCE DI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
Keywords:
Digital Governance, E-Government, Pelayanan Publik, Negara Maju, Negara BerkembangAbstract
Transformasi digital telah mengubah paradigma penyelenggaraan pelayanan publik di berbagai negara. Digital governance menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi digital governance dalam manajemen pelayanan publik, membandingkan karakteristik, tantangan, dan faktor keberhasilan antara negara maju dan negara berkembang. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur sistematis dengan menganalisis berbagai sumber akademik, laporan kebijakan, dan studi kasus implementasi digital governance di berbagai negara.Penelitian menunjukkan bahwa negara maju telah mencapai tahap integrasi penuh dengan pemanfaatan teknologi mutakhir (AI, blockchain, big data), interoperabilitas sistem yang tinggi, serta orientasi layanan citizen-centric berbasis life events. Sebaliknya, negara berkembang masih berada pada tahap transisi dengan digitalisasi parsial, keterbatasan infrastruktur, kesenjangan digital, dan kapasitas SDM yang terbatas. Keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada kondisi ekonomi, tetapi juga pada komitmen politik, kepemimpinan digital, penguatan regulasi, dan pengembangan kapasitas aparatur yang berkelanjutan. Diperlukan pendekatan bertahap, investasi infrastruktur inklusif, penguatan kompetensi digital, serta kerangka regulasi komprehensif untuk mewujudkan pemerintahan digital yang efektif dan inklusif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









