DESAIN KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL: ANALISIS AKAR MASALAH DAN KERANGKA KONSEPTUAL PELAYANAN PUBLIK NAGARI
Keywords:
Administrasi Publik Adaptif, Transformasi Digital, Kearifan Lokal, Pelayanan Publik, Problem TreeAbstract
Upaya transformasi digital pada pelayanan publik di tingkat pemerintahan nagari kerap mengalami stagnasi akibat benturan antara rasionalitas birokrasi modern dengan resistensi sosiokultural serta rendahnya kapasitas literasi aparatur lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi kerangka analisis akar masalah transformasi digital dan merumuskan desain konseptual tata kelola administrasi publik yang adaptif berbasis kearifan lokal. Pendekatan metodologi yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengintegrasikan instrumen analisis Problem Tree (Pohon Masalah) untuk mengekstraksi dan menyintesis data kualitatif dari berbagai artikel jurnal bereputasi. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa inefektivitas tata kelola digital berakar pada kekakuan budaya organisasi dan kompleksitas pluralisme hukum, sehingga menuntut adanya hibridisasi antara efisiensi teknologi negara dengan penerimaan kultural masyarakat setempat. Sebagai solusi konseptual, penelitian ini merekomendasikan operasionalisasi kebijakan tata kelola kolaboratif yang merevitalisasi sinergi Tungku Tigo Sajarangan (ninik mamak, alim ulama, dan cadiak pandai) sebagai agen perubahan sosiokultural untuk mewujudkan inovasi pelayanan publik yang lincah, inklusif, dan selaras dengan identitas komunal nagari.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









