IMPLEMENTASI TRI KAYA PARISUDHA DALAM KOMUNIKASI SOSIAL PADA PARUM AGUNG DI BANJAR KEDERI, SINGAPADU KALER, SUKAWATI, GIANYAR

Authors

  • Ni Kadek Novita Arisanti Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Denpasar, Indonesia Author
  • Dewa Ketut Wisnawa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Denpasar, Indonesia Author
  • Bagus Ade Tegar Prabawa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Denpasar, Indonesia Author

Keywords:

Tri Kaya Parisudha, Etika Komunikasi Sosial, Parum Agung, Faktor Penghambat, Implikasi Penyimpangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Tri Kaya Parisudha dalam komunikasi sosial pada forum Parum Agung di Banjar Kederi, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penerapannya, serta menganalisis implikasi penyimpangan nilai tersebut terhadap dinamika komunikasi sosial masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan prajuru adat dan krama banjar yang aktif dalam forum. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Tri Kaya Parisudha telah diimplementasikan dalam praktik komunikasi forum, tercermin dari upaya menjaga kejernihan berpikir (manacika), penggunaan bahasa yang santun (wacika), serta tindakan yang mengikuti hasil keputusan bersama (kayika). Namun, implementasinya masih dipengaruhi oleh faktor psikologis, perbedaan tingkat pengetahuan, kepentingan individu, dominasi tokoh, dan dinamika generasi. Penyimpangan nilai berimplikasi pada menurunnya kualitas dialog, ketimpangan partisipasi, serta potensi ketegangan dalam forum. Mekanisme adat seperti awig-awig, perarem, dan peran prajuru terbukti efektif mengendalikan penyimpangan sehingga stabilitas dan kohesi sosial masyarakat banjar tetap terjaga.

Downloads

Published

12-06-2026

How to Cite

IMPLEMENTASI TRI KAYA PARISUDHA DALAM KOMUNIKASI SOSIAL PADA PARUM AGUNG DI BANJAR KEDERI, SINGAPADU KALER, SUKAWATI, GIANYAR. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(06 Juni), 3654-3662. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1516