MENDIDIK TANPA MENGGURUI: MENGGUGAT CARA KITA MEMAHAMI PENDIDIKAN DALAM ISLAM

Authors

  • Hanna Haerany Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Author
  • Mibtadin Program Studi Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Author

Keywords:

Pendidikan Islam, Metode Menggurui, Pembelajaran Holistik

Abstract

Artikel ini membahas konsep pendidikan dalam perspektif Islam dengan fokus pada kritik terhadap metode menggurui yang masih banyak diterapkan dalam praktik pembelajaran. Pendidikan dalam Islam tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pengembangan akhlak, karakter, dan tanggung jawab sosial siswa sehingga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa literatur, jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan untuk menelaah prinsip-prinsip pendidikan Islam serta implementasi metode pengajaran yang mendukung atau menghambat pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode menggurui cenderung membuat siswa pasif, menurunkan motivasi intrinsik, dan menghambat kemampuan berpikir kritis. Alternatif pedagogis yang lebih efektif meliputi pembelajaran partisipatif, diskusi, proyek, studi kasus, serta refleksi yang mendorong siswa aktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mendampingi, dan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, bukan sekadar penyampai materi. Integrasi antara literasi kritis, nilai moral, dan praktik kehidupan nyata menjadi kunci pembelajaran yang holistik, relevan, dan transformatif. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam yang ideal mampu membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan berakhlak mulia.

Downloads

Published

25-05-2026

How to Cite

MENDIDIK TANPA MENGGURUI: MENGGUGAT CARA KITA MEMAHAMI PENDIDIKAN DALAM ISLAM. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(05 Mei), 3104-3109. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1434