KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI DALAM PERUBAHAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STRATEGI ADAPTASI PETANI PADI DI KABUPATEN GROBOGAN  TAHUN 2014-2021

Authors

  • Eva Crys Amini Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Artono Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya Author

Keywords:

Pupuk Bersubsidi, Distribusi, Petani Padi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peralihan sistem distribusi pupuk bersubsidi dari berbasis administrasi menuju sistem digital yang bertujuan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran. Namun, penerapannya justru memunculkan permasalahan baru berupa kelangkaan pupuk bersubsidi di kalangan petani. Kondisi ini berdampak pada terganggunya proses produksi padi dan menurunnya keuntungan petani padi, terutama di Kabupaten Grobogan pada tahun 2014-2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yakni pengumpulan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan histroriografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kebijakan sistem distribusi pupuk, termasuk digitalisasi melalui Kartu Tani dan pemangkasan kuota, menyebabkan ketidaksesuaian antara kebutuhan pupuk petani dengan alokasi yang diberikan. Selain itu, data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai dasar penyaluran pupuk bersubsidi tidak diperbarui secara berkala sesuai kebutuhan aktual, sehingga berkontribusi terhadap ketidaktepatan distribusi. Akibatnya, terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi yang membuat petani memiliki strategi adaptasi yaitu menggunakan pupuk nonsubsidi dengan harga lebih tinggi sehingga meningkatkan biaya produksi dan menurunkan margin keuntungan, terutama pada kondisi musim tanam yang tidak optimal, selain itu petani juga memenuhi kebutuhan pupuk menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa masalah distribusi pupuk tidak hanya bersumber dari aspek teknis penyaluran, tetapi juga dari kelemahan dalam sistem pendataan dan perencanaan kebutuhan. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan terhadap data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), peningkatan kapasitas administrasi kelompok tani, serta evaluasi sistem distribusi agar lebih selaras dengan kondisi petani di lapangan.

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI DALAM PERUBAHAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STRATEGI ADAPTASI PETANI PADI DI KABUPATEN GROBOGAN  TAHUN 2014-2021. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(04 April), 2088-2098. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1346