DIALEKTIKA MADZHAB SYAFI’I DAN HANBALI DALAM TRADISI KAFA’AH NASAB HABAIB DI INDONESIA

Authors

  • Abdul Wahid STAI Imam Syafi’I Cianjur Author
  • Zaki Saiful Alam STAI Imam Syafi’I Cianjur Author

Keywords:

Kafa’ah, Ahlul Bait, Madzhab Syafi’i, Madzhab Hanbali, Nasab.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialektika pemikiran hukum Islam dalam praktik kafa’ah nasab pada komunitas Ahlul Bait (Habaib) di Indonesia. Meskipun secara sosiologis komunitas Habaib di Indonesia merupakan penganut Madzhab Syafi’i, dalam urusan perwalian dan pernikahan Syarifah, mereka cenderung mengadopsi rigititas Madzhab Hanbali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-komparatif melalui studi pustaka terhadap literatur fikih klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat anomali praktik hukum di mana hak pengguguran kafa’ah tidak hanya berada pada wali terdekat (wali aqrab), melainkan menjadi hak kolektif seluruh wali (wali ab’ad), sebagaimana diderivasi dari pandangan Imam Ahmad bin Hanbal. Penggunaan standar Madzhab Hanbali ini merupakan upaya preventif untuk menjaga kehormatan nasab mulia dan menghindari kemudaratan berupa konflik internal keluarga serta potensi pembatalan pernikahan (faskh). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dialektika antar-madzhab ini merupakan strategi resiliensi identitas Ahlul Bait di tengah realitas sosial Indonesia yang egaliter.

Downloads

Published

19-04-2026

How to Cite

DIALEKTIKA MADZHAB SYAFI’I DAN HANBALI DALAM TRADISI KAFA’AH NASAB HABAIB DI INDONESIA. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(04 April), 1780-1785. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1303