MANTRA PENGOBATAN MASYARAKAT BANJAR DI DESA KUIN BESAR: KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES

Authors

  • Putji Yati Sholikah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Kalimantan Author
  • Nita Fitriani Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Kalimantan Author
  • Hastuti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Kalimantan Author
  • Haswinda Harpriyanti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Kalimantan Author

Keywords:

Semiotika, Mantra Pengobatan, Masyarakat Banjar, Mitos

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mantra pengobatan yang digunakan oleh masyarakat Banjar di Desa Kuin Besar, Kabupaten Banjar, dengan menggunakan kajian semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menemukan tiga jenis mantra pengobatan, yaitu penyakit gaib, gangugan pencernaan, dan penawar dingin. Fokus penelitian ini meliputi makna denotatif, makna konotatif, dan mitos yang terkandung dalam mantra-mantra pengobatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pelaku pengobatan tradisional serta pendokumentasian mantra yang digunakan dalam proses penyembuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra pengobatan masyarakat Banjar tidak hanya berfungsi sebagai rangkaian kata, tetapi juga mengandung makna simbolik, nilai religius, serta kepercayaan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Downloads

Published

14-01-2026

How to Cite

MANTRA PENGOBATAN MASYARAKAT BANJAR DI DESA KUIN BESAR: KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(01 Januari), 189-194. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1128