IDENTIFIKASI KETERBUKAAN DIRI SISWA DALAM KONSELING INDIVIDUAL DI SMA NEGERI 12 KOTA JAMBI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterbukaan siswa dalam pelaksanaan konseling individu. Dalam praktiknya, banyak siswa cenderung menyembunyikan permasalahan serta menahan informasi penting mengenai diri mereka saat mengikuti konseling individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa yang pernah mengikuti layanan konseling individu. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber dilakukan pada siswa, wali kelas, dan guru BK, sedangkan triangulasi teknik menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterbukaan siswa dalam konseling individu masih rendah; banyak siswa belum jujur, merasa malu, dan takut untuk mengungkapkan permasalahannya kepada guru BK selama proses konseling berlangsung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









