KLASTERISASI PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN SUMBER PENDANAAN DAERAH MENGGUNAKAN K-MEANS

Authors

  • Dio Timanta Politeknik Keuangan Negara STAN Author
  • Annisa Zahrotun Nazihah Politeknik Keuangan Negara STAN Author
  • Arista Fania Rachmawati Politeknik Keuangan Negara STAN Author
  • Cinta Adelya Sampurno Politeknik Keuangan Negara STAN Author

Keywords:

Sumber Pendanaan Daerah, PAD, DAU, DBH, Klasterisasi K-Means, Orange Data Mining

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan karakteristik sumber pendanaan daerah dengan menggunakan K-Means Clustering. Data yang digunakan mencakup data Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH), tahun 2024 yang diperoleh melalui portal data resmi DJPK Kemenkeu. Proses pengolahan data dilakukan sesuai dengan alur kerja CRISP-DM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38 provinsi di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam tiga klaster yang mencerminkan perbedaan ketergantungan terhadap sumber pendanaan tertentu. Klaster pertama berisi provinsi dengan nilai PAD tinggi, DAU besar, dan DBH signifikan. Klaster kedua berisi provinsi dengan perbedaan ekstrem antarsumber pendanaan, seperti PAD tinggi, DAU rendah, atau DBH besar. Klaster ketiga berisi provinsi dengan PAD dan DBH rendah hingga sedang serta DAU yang bervariasi dari sedang hingga besar. Temuan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat sasaran sesuai karakteristik dari setiap wilayah.

Downloads

Published

15-08-2025

How to Cite

KLASTERISASI PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN SUMBER PENDANAAN DAERAH MENGGUNAKAN K-MEANS. (2025). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(03 Agustus), 6203-6219. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/779