FUNGSI HANTALO PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT KELURAHAN KAYUBULAN, KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO
Abstract
Hantalo adalah alat musik tradisional Gorontalo yang digunakan dalam berbagai upacara adat, termasuk dalam upacara pernikahan masyarakat Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana fungsi Hantalo dalam upacara adat pernikahan masyarakat Kelurahan Kayubulan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data, serta untuk mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hantalo memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai alat komunikasi, simbol penghormatan terhadap pembesar adat, tanda pengesahan lembaga sosial, pemicu reaksi jasmani, dan bagian dari ritus peralihan dalam kehidupan sosial masyarakat. Hantalo dibunyikan pada momen-momen penting selama upacara, seperti saat menyambut rombongan pengantin laki-laki dan pembesar negeri, serta menandai dimulainya dan berakhirnya prosesi pernikahan. Fungsi-fungsi ini menjadikan Hantalo tidak hanya sebagai alat musik pengiring, tetapi juga sebagai simbol adat yang memperkuat identitas budaya masyarakat Gorontalo.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









