EVALUASI GEOKIMIA DAN PEMODELAN KEMATANGAN BATUAN INDUK 1D SUMUR S DAN T DI SUB-CEKUNGAN MANDIAN, CEKUNGAN SUMATRA TENGAH
Abstract
Cekungan Sumatra Tengah merupakan salah satu cekungan penghasil hidrokarbon utama di Indonesia. Sub-cekungan Mandian memiliki potensi batuan induk yang telah mencapai kematangan utama minyak di beberapa area, namun belum dieksplorasi secara menyeluruh. Studi ini mengevaluasi kualitas dan kuantitas batuan induk secara geokimia serta memodelkan sejarah kematangannya. Data yang digunakan berasal dari Sumur S dan T yang dianalisis menggunakan parameter TOC, tipe kerogen, nilai Tmaks dan pemodelan kematangan 1D. Hasil menunjukkan Eq. Formasi Pematang memiliki potensi sebagai batuan induk penghasil minyak dan gas, dengan kualitas organik paling baik, Kerogen bertipe II dan III dan menunjukkan tingkat kematangan termal yang matang. Zona kematangan terdiri dari belum matang, awal minyak, dan utama minyak, dengan jendela kematangan dimulai 20 juta tahun lalu pada Sumur S dan 8,6 juta tahun lalu pada Sumur T. Distribusi kematangan menunjukkan zona awal minyak pada kedalaman 4500 ft.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









