PAWAI TATUNG : RITUAL KOMUNIKATIF  PEREKAT BUDAYA DI KOTA SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Willy Susanto Universitas Udayana Author
  • Ghinaa Shabrina Mailani Universitas Udayana Author

Keywords:

Tatung, harmoni, komunikatif, dewa, umat

Abstract

Kota Singkawang yang terdiri atas 3 pilar suku besar yakni Tionghoa, Dayak, dan Melayu, nyatanya mampu merepresentasikan harmoni yang indah dalam budaya dan sistem kepercayaan. Penelitian  yang dilakukan dengan pendekatan kajian kepustakaan ini   menarasikan ritual Tatung menjadi satu dari sekian banyak hal yang keberadaannya dapat divisualisasikan tidak hanya dari sudut pandang budaya, tetapi juga religi. Dimana Tatung menjadi penghantar doa, harapan, dan berkat dari para Dewa kepada umat. Aktivitas komunikatif dari seorang Tatung tidak hanya berdasarkan siapa orangnya, tetapi juga mengukur mental serta spiritualitas.  Hanya orang yang mendapat ilham, panggilan, petunjuk, dan kerelaan hati yang akan dibekali oleh Yang Kuasa menjadi ‘Tanan Kanan” Dewa kepada para umat.

Downloads

Published

04-05-2025

How to Cite

PAWAI TATUNG : RITUAL KOMUNIKATIF  PEREKAT BUDAYA DI KOTA SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT. (2025). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2 Maret), 1693-1706. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/250