PERBANDINGAN KINERJA PENGGUNAAN ASBUTON MURNI DAN ASPAL PEN 60/70 DALAM CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE (AC-WC)
Keywords:
Asbuton Murni, Asphalt Concrete Wearing Course(AC-WC), Fatigue KENPAVE, Modulus ResilienAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modulus terhadap kinerja perkerasan dengan membandingkan campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) menggunakan 100% aspal Buton murni dan 100% aspal Shell Pen 60/70. Penelitian dilakukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan spesifikasi Binamarga tahun 2018. Hasil uji volumetrik dan Marshall menunjukkan kadar aspal optimum 5,7% untuk AC-WC dengan aspal Buton murni dan 5,5% untuk AC-WC dengan aspal Shell Pen 60/70. Uji modulus dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) pada suhu 25°C, kemudian dikonversi ke suhu 41°C sesuai dengan Weight Mean Annual Pavement Temperature (WMAPT) untuk ruas jalan Yogyakarta-Bakulan. Hasil konversi menunjukkan bahwa modulus resilient pada AC-WC dengan aspal Buton murni lebih besar dibandingkan dengan aspal Shell Pen 60/70 dengan rasio 1,56. Selanjutnya, analisis kinerja kerusakan akibat kelelahan (Fatigue) dan deformasi permanen dilakukan menggunakan software KENPAVE. Hasil menunjukkan bahwa perkerasan dengan AC-WC 100% aspal Buton murni menghasilkan regangan lebih kecil dan kinerja lebih tahan lama dibandingkan dengan perkerasan menggunakan aspal Shell Pen 60/70, dengan prediksi repetisi beban untuk kerusakan fatigue (Nf) dan deformasi permanen (Nd) lebih baik pada perkerasan dengan aspal Buton murni.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









