Silent Authority dan Paradigma Branding Iceberg: Analisis Strategi Komunikasi Digital NVIDIA di Platform TikTok dalam Era Marketing 5.0
Keywords:
Silent Authority, Branding Iceberg, NVIDIA, TikTok, Defensive Registration, Marketing 5.0, Perang Dingin Teknologi, CUDA, Strategi Komunikasi DigitalAbstract
Penelitian ini menganalisis kehadiran digital akun TikTok resmi NVIDIA (@nvidia) menggunakan kerangka Branding Iceberg dan konsep Silent Authority. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan observasi digital nonpartisipatif dan analisis dokumen. Unit analisis meliputi status verifikasi akun, aktivitas konten, indikator audiens yang terlihat, arsitektur akun, serta dokumen korporasi dan teknologi yang relevan. Analisis dilakukan melalui pengodean tematik ke dalam dua lapisan: visible elements dan invisible foundations. Triangulasi sumber digunakan dengan membandingkan observasi platform, dokumen resmi NVIDIA, dan literatur akademik. Hasil menunjukkan bahwa minimnya aktivitas pada akun korporat tidak dapat dengan sendirinya dibuktikan sebagai strategi yang disengaja; namun fenomena tersebut dapat diinterpretasikan sebagai bentuk konfigurasi identitas digital yang berbeda dari akun produk atau komunitas. Ekosistem CUDA, kinerja bisnis, dan arsitektur komunikasi korporat memberikan konteks yang membantu menjelaskan mengapa engagement pada satu platform tidak cukup untuk merepresentasikan otoritas korporasi secara keseluruhan. Kontribusi penelitian adalah operasionalisasi Branding Iceberg sebagai matriks analisis komunikasi digital serta proposisi Silent Authority yang masih memerlukan pengujian lintas kasus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









