Heart Failure with Reduced Ejection Fraction dengan Edema Paru Campuran pada Remaja dengan Tuberkulosis Paru dan Gizi Buruk: Laporan Kasus

Authors

  • Feby Cindika Brilliana Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Maulida Rahmah Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Nonlystha Sidianne Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Hamid Pramusyahid Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Surakarta Author

Keywords:

heart failure with reduced ejection fraction, edema paru campuran, tuberkulosis paru, bronkopneumonia, gizi buruk

Abstract

Heart failure with reduced ejection fraction (HFrEF) pada anak dan remaja merupakan kondisi yang jarang dijumpai dengan etiologi yang berbeda dibandingkan pada dewasa. Tuberkulosis (TB) paru, bronkopneumonia, dan gizi buruk dapat memperberat perjalanan penyakit HFrEF melalui mekanisme yang saling berkaitan. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan hubungan patofisiologi, pendekatan diagnosis, dan tata laksana komprehensif pada pasien dengan komorbiditas tersebut. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun datang dengan keluhan sesak napas progresif selama 2–3 bulan yang memberat dalam dua minggu terakhir, disertai batuk berdahak, demam, penurunan berat badan, dan mudah lelah. Pasien sedang menjalani pengobatan tuberkulosis paru fase lanjutan. Pemeriksaan fisik menunjukkan takipnea, takikardia, saturasi oksigen 90%, ronki basah bilateral, dan murmur jantung. Pemeriksaan laboratorium didapatkan NT-proBNP 20.468,33 pg/mL, BTA sputum positif +2, serta leukositosis. Ekokardiografi menunjukkan dilatasi ventrikel kiri, left ventricular hypertrophy eksentrik, global hipokinetik, dan left ventricular ejection fraction (LVEF) 30%. Foto toraks menunjukkan kardiomegali, edema paru, dan bronkopneumonia. Pasien didiagnosis HFrEF dengan edema paru campuran (kardiogenik dan non-kardiogenik), bronkopneumonia, tuberkulosis paru, serta gizi buruk. Pasien mendapat terapi gagal jantung, antibiotik, obat antituberkulosis, terapi suportif, dan dukungan nutrisi. Selama perawatan, kondisi klinis pasien membaik secara bertahap dan pasien dipulangkan dalam keadaan stabil. HFrEF yang disertai edema paru campuran, bronkopneumonia, tuberkulosis paru, dan gizi buruk merupakan kondisi kompleks yang memerlukan penegakan diagnosis menyeluruh serta tata laksana multidisiplin untuk memperbaiki luaran klinis pasien.

Downloads

Published

21-09-2026

How to Cite

Heart Failure with Reduced Ejection Fraction dengan Edema Paru Campuran pada Remaja dengan Tuberkulosis Paru dan Gizi Buruk: Laporan Kasus. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(09 September), 532-545. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/2042