Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan pada PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra10) Gading Serpong Tangerang
Keywords:
Pelatihan, Pengembangan Karir, Kinerja KaryawanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan pada PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra10) Gading Serpong Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra10) Gading Serpong Tangerang yang berjumlah 210 karyawan, dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana dan berganda, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 17,548 + 0,578X1, nilai koefisien korelasi sebesar 0,565 yang menunjukkan hubungan sedang, serta koefisien determinasi sebesar 31,9%. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai t hitung sebesar 5,562 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1,997, sehingga hipotesis diterima. Pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 21,330 + 0,587X2, nilai koefisien korelasi sebesar 0,506 dan koefisien determinasi sebesar 25,6%. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,762 lebih besar dari t tabel sebesar 1,997. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 8,896 + 0,452X1 + 0,337X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,653 menunjukkan hubungan yang kuat dengan koefisien determinasi sebesar 42,6%. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 24,148 lebih besar dari F tabel sebesar 3,14. Dengan demikian, pelatihan dan pengembangan karir terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









