Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Skeptisisme Profesional Terhadap Kualitas Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dengan Etika Auditor Sebagai Pemoderasi (Studi Pada Auditor di Lingkungan Kejaksaan RI)
Keywords:
Kompetensi, Independensi, Skeptisisme Profesional, Etika Auditor, Kualitas Audit, Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara, Kejaksaan Republik Indonesia, KorupsiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi, independensi, dan skeptisisme profesional terhadap kualitas audit penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dengan etika auditor sebagai variabel pemoderasi. Objek penelitian ini adalah auditor di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia dan merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik penyebaran kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 34 responden yang diperoleh melalui metode sensus (97% dari total populasi). Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit PKKN; (2) Independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit PKKN; (3) Skeptisisme profesional berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas audit PKKN; (4) Etika auditor mampu memperkuat pengaruh kompetensi terhadap kualitas audit PKKN; (5) Etika auditor mampu memperkuat pengaruh independensi terhadap kualitas audit PKKN; (6) Etika auditor tidak mampu memoderasi pengaruh skeptisisme profesional terhadap kualitas audit PKKN, serta etika auditor memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap kualitas audit PKKN.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









