Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) dengan Kenaikan Berat Badan Akseptor KB 3 Bulan di Klinik Ismadana Muaradua Tahun 2026
Keywords:
Kontrasepsi Suntik DMPA, Berat Badan, Lama PemakaianAbstract
Latar Belakang: Secara global, kontrasepsi suntik tiga bulan termasuk dalam kelompok metode kontrasepsi modern yang banyak digunakan, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2023, penggunaan kontrasepsi suntik di seluruh dunia tercatat sebesar 45%. Penggunaan DMPA dilaporkan dapat menyebabkan peningkatan berat badan rata-rata 1-2 kilogram per tahun, terutama pada pemakaian jangka panjang. Tujuan: untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) dengan kenaikan berat badan akseptor KB 3 bulan di Klinik Ismadana Muaradua tahun 2026. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 118 orang dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0,006 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor KB 3 bulan. Kesimpulan: Terdapat hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) dengan kenaikan berat badan akseptor KB 3 bulan di Klinik Ismadana Muaradua tahun 2026.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









