Analisis Spasial Persebaran Penduduk dan Ketersediaan Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Rembang 2025 Berbasis SIG
Keywords:
Sistem Informasi Geografis, Persebaran Penduduk, Fasilitas kesehatan, Kabupaten Rembang, Pemetaan Spasial, QGISAbstract
Persebaran penduduk dan fasilitas kesehatan yang berbeda antarwilayah memerlukan penyajian informasi spasial yang dapat membantu menggambarkan kondisi pelayanan kesehatan secara lebih mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis persebaran penduduk dan ketersediaan fasilitas kesehatan antar-kecamatan di Kabupaten Rembang tahun 2025 serta menyajikannya melalui Sistem Informasi Geografis berbasis web. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data penduduk dan fasilitas kesehatan pada 14 kecamatan. Analisis dilakukan melalui pemetaan tematik, penggabungan atribut spasial dan nonspasial, serta perhitungan rasio jumlah fasilitas terhadap penduduk per 10.000 penduduk. Hasil penelitian menunjukkan jumlah penduduk Kabupaten Rembang sebesar 669.145 jiwa, sedangkan fasilitas kesehatan yang digunakan dalam dataset penelitian berjumlah 1.250 unit, terdiri atas rumah sakit umum, puskesmas, klinik pratama, dan posyandu. Rasio fasilitas tertinggi terdapat di Kecamatan Pancur sebesar 32,04 fasilitas per 10.000 penduduk, sedangkan terendah terdapat di Kecamatan Kaliori sebesar 14,24 fasilitas per 10.000 penduduk. Hasil tersebut menunjukkan adanya variasi relatif ketersediaan fasilitas antar-kecamatan. Visualisasi berbasis web memperluas pemanfaatan hasil penelitian melalui penyajian peta dan informasi atribut secara interaktif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









