Pengaruh Volume Produksi terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja pada Emiten Sektor Otomotif di Bursa Efek Indonesia
Keywords:
Otomatisasi, Data Panel, Fixed Effect Model, Kecelakaan Kerja, Sektor Otomotif, Sistem Manajemen K3, Volume ProduksiAbstract
Tingginya intensitas operasional pada industri manufaktur perakitan otomotif berpotensi meningkatkan risiko insiden keselamatan kerja saat target produksi melonjak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Volume Produksi terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja (Lost Time Injury) pada emiten sub-sektor otomotif berskala besar di Bursa Efek Indonesia (PT Astra International Tbk dan PT Selamat Sempurna Tbk) periode 2018–2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data panel 16 observasi, estimasi parameter dianalisis menggunakan Fixed Effect Model (FEM) berbasis EViews. Hasil uji hipotesis satu arah (one-tailed) menunjukkan bahwa Volume Produksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja ( ; ), dengan nilai ( ) dan . Peningkatan output pada korporasi besar tidak meningkatkan insiden kerja, melainkan diimbangi oleh penguatan Sistem Manajemen K3 (ISO 45001) dan otomatisasi lini perakitan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









