Sosialisasi Gema Cermat dengan Tanya 5O dan Dagusibu di Panti Asuhan Aisyiyah Tuntang
Keywords:
DAGUSIBU, Gema Cermat, Tanya 50, SwamedikasiAbstract
Pola hidup masyarakat di Indonesia yang kurang memperhatikan pentingnya kesehatan menimbulkan berbagai masalah kesehatan baik berupa penyakit menular maupun tidak menular. Sebagian besar masyarakat melakukan swamedikasi atau pengobatan sendiri (self-medication) untuk mengatasi keluhan dari suatu penyakit. Swamedikasi yang dilakukan tanpa informasi yang tepat dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti kegagalan terapi, penggunaan obat yang tidak rasional, efek samping, penyalahgunaan obat, dan masalah lain terkait obat. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan sosialisasi mengenai GeMa CerMat, Tanya 5O, dan DAGUSIBU di Panti Asuhan Aisyiyah Tuntang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian tentang penggunaan obat secara rasional meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media PowerPoint dan brosur. Evaluasi kegiatan pendekatan quasi experimental melalui pengisian pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, yang terlihat dari jumlah jawaban benar pada post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









