Pengaruh Kemampuan Pengguna, Teknologi Informasi, Dukungan Manajemen Puncak, Sarana Pendukung dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada BMT NU Jember
Keywords:
kemampuan pengguna, teknologi informasi, dukungan manajemen puncak, budaya organisasi, kinerja sistem informasi akuntansiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan pengguna, teknologi informasi, dukungan manajemen puncak, sarana pendukung, dan budaya organisasi terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada BMT NU Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 45 responden yang terlibat dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi dan memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel serta model regresi memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, kemampuan pengguna tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi dengan nilai signifikansi 0,618. Teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,012, sedangkan dukungan manajemen puncak juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,010. Sarana pendukung tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,375, dan budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,243. Secara simultan, kelima variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,587 menunjukkan bahwa 58,7% variasi kinerja Sistem Informasi Akuntansi dapat dijelaskan oleh model penelitian, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan teknologi informasi dan dukungan manajemen puncak dalam meningkatkan kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada lembaga keuangan mikro syariah. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa BMT NU Jember perlu memprioritaskan pembaruan teknologi, keamanan data, kualitas jaringan, dan evaluasi sistem secara berkala, sekaligus mempertahankan komitmen manajerial dalam penyediaan kebijakan, sumber daya, pengawasan, dan dukungan terhadap penggunaan sistem secara optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









