Analisis SWOT dan Lean Canvas sebagai Strategi Pengembangan Usaha Dimsum Mentai "Bite Me If You Can"
Keywords:
Dimsum Mentai, Kiat Bisnis, Lean Canvas, UMKM, SWOTAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan krusial dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya pada bidang kuliner yang terus berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap makanan praktis dan inovatif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa metode pengembangan usaha “Bite Me If You Can” dengan menerapkan pendekatan Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) dan Lean Canvas. Metode pada peneltian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi usaha, laporan penjualan, Business Model Canvas, dan proposal usaha. Faktor internal dan eksternal diidentifikasi menggunakan pendekatan Analisis SWOT, sedangkan Lean Canvas digunakan untuk mengevaluasi model bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha memiliki keunggulan pada kualitas produk homemade, penggunaan bahan baku segar, harga yang kompetitif, dan inovasi produk. Peluang utama berasal dari meningkatnya tren konsumsi makanan siap saji dan perkembangan media sosial, sementara tantangan meliputi keterbatasan kapasitas produksi, ketergantungan pada pemilik usaha, dan tingginya persaingan. Berdasarkan hasil analisis, kiat yang direkomendasikan meliputi optimalisasi jumlah produksi, optimalisasi pemasaran digital, melalui Instagram dan TikTok, peningkatan kapasitas produksi, penguatan loyalitas pelanggan, serta pengembangan layanan bulk order dan paket keluarga. Strategi tersebut diharapkan mampu untuk meningkatkan daya saing dan mendukung keberlanjutan usaha.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









