Regentschap Pasuruan Tahun 1830-1860
Keywords:
Regentschap Pasuruan, Nitiadiningrat IV, Kebijakan Kolonial, Sejarah KotaAbstract
Penelitian ini mengkaji dinamika pemerintahan dan kebijakan di wilayah Regentschap Pasuruan pada periode tahun 1830–1860, tepatnya pada saat Bupati Raden Adipati Ario Nitiadiningrat IV menjadi Bupati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pemerintahan serta implementasi kebijakan yang berjalan di Regentschap Pasuruan pada kurun waktu tersebut. Metode yang digunakan adalah metode sejarah kritis yang berfokus pada sejarah kota/wilayah, meliputi tahapan heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi. Sumber data dikumpulkan melalui pemanfaatan arsip, koran sezaman, dan buku literatur, baik dari sudut pandang kolonial Hindia Belanda maupun penulis pribumi. Analisis dilakukan dengan pendekatan sejarah kota yang mencakup kondisi geografis, morfologi wilayah, struktur pemerintahan, dan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan wilayah Regentschap Pasuruan pada tahun 1830–1860 meliputi wilayah Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, dan sebagian kecil Kabupaten Malang pada saat ini. Sebagai wilayah administrasi berbentuk kabupaten di bawah pemerintahan Hindia-Belanda, struktur ini secara signifikan memengaruhi arah kebijakan sosial, pembangunan infrastruktur, tata pemerintahan, serta perkembangan pendidikan di wilayah tersebut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









