Hubungan Kepatuhan Perawat dalam Monitoring Infus dengan Kejadian Phlebitis di Rumah Sakit X Tangerang Selatan
Keywords:
kepatuhan perawat, monitoring infus, phlebitisAbstract
Pendahuluan: Monitoring infus merupakan bagian penting dari tindakan keperawatan untuk menjamin keamanan dan efektivitas terapi intravena. Kurangnya kepatuhan perawat dalam pelaksanaan monitoring infus sesuai standar operasional prosedur (SOP) dapat meningkatkan risiko phlebitis yang berdampak pada kualitas pelayanan dan beban kerja perawat. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan perawat dalam monitoring infus dengan kejadian phlebitis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RS X Tangerang Selatan pada bulan Juni–Juli 2025. Sampel penelitian berjumlah 80 perawat pelaksana yang dipilih dengan teknik total sampling dan dilakukan uji valid dengan hasil analisis, diperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,820. Data kepatuhan dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan kejadian phlebitis diobservasi langsung pada pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas perawat berada pada kategori patuh (55%), namun kejadian phlebitis masih ditemukan pada 72,5% pasien. Uji Chi-Square ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan perawat dalam monitoring infus dengan kejadian phlebitis (p = 0,014). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan perawat dalam monitoring infus dengan kejadian phlebitis. Rekomendasi: Pihak rumah sakit perlu meningkatkan disiplin dan konsistensi penerapan SOP, melakukan pembinaan dan supervisi berkelanjutan, serta memastikan dokumentasi monitoring infus dilaksanakan secara lengkap untuk menekan angka kejadian phlebitis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









