HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN BATITA DAN PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG

Authors

  • Nila Fatmawati Program Studi S1 Gizi , Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia Author
  • Islami Program Studi S1 Gizi , Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia Author
  • Susi Nurohmi Program Studi S1 Gizi , Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia Author

Keywords:

Stunting, Pola Makan Batita, Pekerjaan Ibu

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat indonesia, termasuk di kabupaten kudus, dengan prevalensi yang tinggi mencapai 13,2% pada tahun 2024 diikuti dengan wilayah UPT Puskesmas Gribig sebesar 17,18%. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, terutama pola makan bayi tiga tahun (batita) yang tidak adekuat dan pemberian makanan siap saji atau Ultra High Processed Food (UPF) serta status pekerjaan ibu yang memengaruhi pola asuh dan pemenuhan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan batita dan status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan populasi seluruh batita (0-59 bulan) di wilayah tersebut. Sampel penelitian sebanyak 114 responden yang diambil menggunakan teknik proportional stratified random sampling, kemudian data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan pengukuran antropometri (TB/U), serta dianalisis secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan α = 0,10. Hasil penelitian menunjukkan 62,3% ibu bekerja menyebabkan 67,5% tanggung jawab makan berpindah kepada pengasuh. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa hanya variabel ASI eksklusif yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting dengan nilai p-value 0,03 < α. Sedangkan untuk hasil kuisioner dalam penelitian konsumsi susu formula, UPF dan pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan signifikan. Sehingga dalam penelitian ini pemberian ASI eksklusif merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Gribig.

Downloads

Published

23-06-2026

How to Cite

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN BATITA DAN PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(06 Juni), 4115-4125. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1577