IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI 1 TABANAN
Keywords:
Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Hindu, siswa berkebutuhan khususAbstract
Artikel ini membahas implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti pada siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Tabanan. Fokus pembahasan diarahkan pada proses pelaksanaan, kendala yang dihadapi guru, serta dampak penerapan kurikulum terhadap perkembangan siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan field research. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan melalui perencanaan adaptif, penyesuaian perangkat pembelajaran, diferensiasi, pendampingan, penilaian autentik, serta refleksi berkelanjutan. Kendala utama meliputi keterbatasan komunikasi siswa, interaksi sosial, media pembelajaran, dan sarana pendukung. Penerapan Kurikulum Merdeka berdampak positif terhadap motivasi, keaktifan, kemandirian, kepercayaan diri, serta penguatan nilai religius dan budi pekerti siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









