TINJAUAN RADIOLOGIS PADA SKOLIOSIS : PERAN PEMERIKSAAN PENCITRAAN DALAM DIAGNOSIS, PENILAIAN DERAJAT KURVATURA DAN EVALUASI PROGRESIVITAS KELAINAN TULANG BELAKANG
Abstract
Skoliosis merupakan deformitas tulang belakang yang ditandai oleh kelengkungan lateral disertai rotasi vertebra sehingga membentuk kelainan tiga dimensi pada kolumna vertebralis. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan postur, nyeri punggung, serta komplikasi pada sistem kardiopulmoner pada kasus yang berat. Pemeriksaan radiologi memiliki peranan penting dalam menegakkan diagnosis, menentukan tingkat keparahan kelengkungan, serta memantau progresivitas penyakit. Modalitas pencitraan yang sering digunakan meliputi radiografi konvensional, computed tomography (CT scan), dan magnetic resonance imaging (MRI). Radiografi tulang belakang dalam posisi berdiri merupakan metode utama untuk menilai derajat kelengkungan melalui pengukuran sudut Cobb, rotasi vertebra, serta maturitas skeletal dengan tanda Risser. CT scan dapat memberikan gambaran anatomi vertebra secara lebih detail dengan rekonstruksi tiga dimensi, sedangkan MRI bermanfaat dalam mengidentifikasi kelainan medula spinalis atau etiologi lain yang mendasari skoliosis. Tinjauan ini bertujuan untuk membahas peran berbagai modalitas radiologi dalam diagnosis serta evaluasi keparahan pada pasien dengan skoliosis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









