ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PASAR TERHADAP KINERJA LALU LINTAS (STUDI KASUS: JALAN RAYA PANTURA (CIBITUNG – PASAR INDUK CIBITUNG)
Abstract
Aktivitas rutin di Pasar Grosir Cibitung kerap menimbulkan kemacetan di Jalan Raya Pantura, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Revitalisasi Pasar Grosir Cibitung telah memindahkan aktivitas rutin ke dalam kawasan pasar sehingga meminimalisir gangguan arus lalu lintas di Jalan Raya Pantura. Namun kendaraan yang masuk dan keluar kawasan pasar, selama ini masih berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas yang dapat menimbulkan kemacetan. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penyebab kemacetan dan menurunkan kinerja lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengkaji kinerja ruas dan 3 (tiga) lokasi simpang yang terkena dampak langsung pergerakan kendaraan yang masuk dan keluar pasar. Hasil observasi dan analisis menunjukkan potensi kemacetan pada ruas jalan dan ketiga simpang tersebut berada pada pukul 18.00 – 19.00 dengan derajat kejenuhan masing-masing sebesar 1,01 dan 1,07 pada hari biasa dan akhir pekan. Solusi alternatif sinyal lalu lintas adalah dengan menurunkan derajat kejenuhan masing-masing menjadi 0,71 dan 0,75 pada hari kerja dan hari libur. Solusi sinyal lalu lintas dihitung dapat mempertahankan derajat kejenuhan lebih dari sama dengan 0,85 hingga tahun 2028.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









