ANALISIS DEFORESTASI DAN DINAMIKA TUTUPAN LAHAN BERBASIS DATA KLHK TERHADAP KESESUAIAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DI PROVINSI BENGKULU
Keywords:
deforestasi, kesesuaian tata ruang, perubahan tutupan lahan, Provinsi Bengkulu, SIGAbstract
Deforestasi dan perubahan tutupan lahan menjadi isu penting dalam pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Bengkulu akibat tekanan ekspansi perkebunan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan serta kesesuaiannya dengan RTRW menggunakan data KLHK tahun 2015, 2020, dan 2025 melalui pendekatan SIG, analisis multi-temporal, matriks transisi, dan overlay spasial. Hasil menunjukkan luas hutan menurun dari 716.451 hektare (2015) menjadi 643.961 hektare (2025), dengan laju deforestasi tertinggi pada 2022–2023 sebesar 8.306 hektare (1,28%). Konversi hutan ke perkebunan menjadi perubahan dominan, yaitu 12.450 hektare (2015–2020) dan 8.710 hektare (2020–2025). Ketidaksesuaian pemanfaatan ruang mencapai lebih dari 40.000 hektare, terutama pada kawasan lindung yang beralih fungsi. Selain itu, lahan terdegradasi mencapai 155.724 hektare. Temuan ini menunjukkan implementasi RTRW belum optimal sehingga diperlukan penguatan pengendalian ruang, rehabilitasi lahan, dan pengelolaan lanskap berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









