TRANSFORMASI PRAKTIK HANDS PERCUSSION DALAM MUSIK GLOBAL KONTEMPORER: STUDI ETNOMUSIKOLOGIS TENTANG DJEMBE DAN CONGA DALAM KONTEKS PERTUNJUKAN MODERN
Keywords:
hands percussion, djembe, conga, etnomusikologi, world music, praktik pertunjukanAbstract
Dalam beberapa dekade terakhir, instrumen perkusi tangan seperti djembe dan conga mengalami transformasi signifikan dalam konteks praktik musik global. Instrumen yang pada awalnya berakar kuat dalam tradisi musikal Afrika Barat dan Karibia kini semakin sering muncul dalam berbagai bentuk musik kontemporer, termasuk musik populer, jazz, world music, dan berbagai praktik musikal lintas budaya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik hands percussion mengalami perubahan fungsi dan makna ketika berpindah dari konteks budaya asalnya ke dalam sistem musik global modern. Dengan menggunakan pendekatan etnomusikologi, penelitian ini memadukan analisis literatur, observasi praktik pertunjukan, serta refleksi pengalaman musikal penulis sebagai praktisi perkusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa djembe dan conga tidak hanya mengalami adaptasi teknis dalam struktur musikal modern, tetapi juga mengalami perubahan dalam fungsi sosial, estetika bunyi, serta cara musisi memaknai praktik ritmis dalam pertunjukan. Dengan merujuk pada konsep soundscape (Feld), bi-musicality (Hood), serta perspektif musik sebagai praktik budaya (Nettl), artikel ini berargumen bahwa transformasi hands percussion dalam musik kontemporer merupakan bagian dari proses negosiasi budaya dalam sistem musik global.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









