ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS PENDEKATAN IPCC DAN GIS DI PROVINSI BENGKULU

Authors

  • Iman Darmatama Universitas Bengkulu Author
  • Trinita Wulandari Universitas Bengkulu Author
  • Devianri. M Universitas Bengkulu Author
  • Vioni Universitas Bengkulu Author
  • Reflis Universitas Bengkulu Author

Keywords:

emisi karbon, perubahan penggunaan lahan, GIS, LULUCF, mitigasi perubahan iklim

Abstract

Perubahan penggunaan lahan menjadi penyebab utama peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor LULUCF, termasuk di Provinsi Bengkulu yang mengalami tekanan akibat konversi hutan menjadi perkebunan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan penggunaan lahan, menghitung emisi karbon, serta memetakan distribusi spasial emisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Stock-Difference berbasis IPCC yang diintegrasikan dengan GIS, menggunakan data tutupan lahan 2015 dan 2025 dari KLHK serta citra Landsat 8–9. Hasil validasi menunjukkan akurasi 88% dengan koefisien Kappa 0,84. Deforestasi mencapai 98.450 hektar selama periode penelitian, menghasilkan emisi sebesar 46,89 juta ton CO₂ atau rata-rata 4,69 juta ton per tahun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar ±20,5% dibandingkan periode sebelumnya. Hotspot emisi teridentifikasi di Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, dan Kepahiang. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian deforestasi, restorasi lahan, dan integrasi nilai karbon dalam perencanaan pembangunan untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030.

Downloads

Published

29-03-2026

How to Cite

ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS PENDEKATAN IPCC DAN GIS DI PROVINSI BENGKULU. (2026). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(03 Maret), 1328-1337. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1247