OPTIMASI LOKAI DAN KELAYAKAN INVESTASI SPKLU DI BANDA ACEH
Keywords:
SPKLU, GIS, KELAYAKAN INVESTASIAbstract
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia meningkat pesat sehingga memerlukan infrastruktur pengisian daya yang memadai untuk mendukung transisi energi bersih. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi optimal dan kelayakan investasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Banda Aceh menggunakan Geographic Information System (GIS) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Lima kriteria utama dianalisis melalui metode weighted overlay, yaitu aksesibilitas jalan, kedekatan pusat kegiatan, kesesuaian tata ruang, ketersediaan jaringan listrik, dan kepadatan penduduk. Hasil menunjukkan Kecamatan Kuta Alam, khususnya Simpang Lima, sebagai lokasi paling sesuai. Analisis finansial menunjukkan proyek layak pada utilisasi minimum 15% (NPV ≈ Rp46 juta; IRR 10,73%; payback period 6,2 tahun) dan semakin menguntungkan pada utilisasi 20–25%. Model bisnis yang paling efektif adalah Public–Private Partnership (PPP) karena mampu membagi risiko dan mempercepat pembangunan infrastruktur SPKLU di Banda Aceh.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrative Perspectives of Social and Science Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional









